Posts

Showing posts with the label Motherhood

Mengajari Anak Balita Gosok Gigi

Image
Bismillahirrahmanirrahim Jadi, gara-gara belajar holistik, aku jadi sangat menghindari produk pabrikan. Ga hanya makanan tetapi juga produk perawatan tubuh. Sejak 3 tahun yang lalu, kami ga beli sabun karena bikin sabun sendiri. Masalahnya adalah: bagaimana dengan pasta gigi? Apakah kami harus bikin sendiri juga? Hafshah ketika pertama kali tumbuh gigi di usia 5.5 bulan Cukup lama kami menemukan jawaban dari masalah ini. Sampai pada akhirnya kami masuk ke fase harus mengenalkan Hafshah gosok gigi karena sudah saatnya. Jadi, sebenarnya saat Hafshah mulai tumbuh gigi, aku sangat jarang menyikat giginya dengan detail. Aku hanya menggunakan sikat dari silikon yang dipasnag di jari untuk membersihkan sekedarnya saja. Mengapa demikian? Karena setelah belajar, aku yakin tanpa dibersihkan secara detail pun giginya akan bersih karena makananya yang biidznillah terjaga. Namun, karena semakin besar dia juga kenal makanan lain selain real food dan terkadnag kami tidak berhasil membendungnya, suda...

Adik Kecil Kehilangan Ayahnya

Image
Bismillahirrahmanirrahim Ada seorang anak kecil yang kehilangan bapaknya baru-baru ini. Bapaknya mencuri ayam lalu dihakimi warga hingga meninggal dan dia histeris melihat jenazah sang bapak. Rasa ibaku muncul. Hai adik kecil, kamu mengingatkan aku pada diriku sendiri ketika kecil. Aku yang tumbuh tanpa sosok bapak. Bedanya, bapakku masih ada di dunia tetapi tidak hadir membersamaiku hingga detik ini. Anak kecil berhak bahagia di masa kecilnya Tiba-tiba ada air mata yang aku rasakan. Ternyata luka itu sangat dalam. Luka tidak tumbuh bersama sosok yang melindungi. Yang kemudian memaksa aku untuk harus tegak sendiri karena tidak ada laki-laki dewasa yang membelaku ketika aku disakiti. Bahkan, ada orang yang memanfaatkan ketidakhadiran laki-laki dewasa itu dengan sengaja melukaiku. Mungkin dia merasa aman karena tidak akan ada yang membelaku. Bagian ini akan sangat sulit aku ceritakan. Aku tidak bisa membalasnya di dunia. Namun, aku yakin Allah akan memberi dia hukuman yang setimpal di a...

Ruang Aman bagi Emosi Hafshah

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hai blog! Sudah menjelang pukul 12 malam di sini dan aku tidak bisa tidur. Akhir-akhir ini aku sedang mengalami fase yang begitu rumit di pikiranku sehingga aku ingin menumpahkan sebagiannya ke sini. Kalau kamu ingat, aku pernah cerita bahwa aku pernah menangis di hadapan suamiku karena merasa tidak menjadi apa-apa yang pernah aku ceritakan  di sini , di satu sisi aku memang sedih karena jalan cerita hidupku belum seperti yang aku inginkan, tetapi di sisi lain aku bangga karena aku bisa mengenali emosiku, membahas traumaku, dan tidak menghakimi perasaan yang muncul dari kejadian yang aku alami. Berusaha melakukan yang terbaik untuk tumbuh kembang Hafshah Pagi ini pun aku sedang mengalami duka yang sama. Kembali teringat bahwa aku belum bisa S2 LN seperti yang aku inginkan padahal aku punya potenisnya. Kembali menangis ketika menyadari bahwa aku saatini bukan siapa-siapa dibanding teman-temanku yang lain. Namun, aku harus bersyukur punya suami yang mau mend...

Toilet Training: Pengaruh Buku Bacaan

Image
Bismillahirrahmanirrahim Halo, kembali lagi di edisi Toilet Training. Jadi, setelah sebelumnya Hafshah bisa mengatakan "Hafshah mau pup" di tanggal 20 Juni 2026 sebagaimana telah aku ceritakan  di sini,  kali ini aku ingin bercerita tentang hal lain yang kami usahakan untuk proses toilet training ini. Saat tulisan ini aku buat, Alhamdulillah semua rekaman kelas sudah aku dengarkan dan ternyata toilter training itu memang sekompleks itu. Aku jadi paham bahwa memang alur yang benar adalah anak disapih dulu baru kemudian toilter training.  Mengapa? Karena dalam proses penyapihan anak akan belajar bahwa dirinya beda individu dengan ibunya yang kemudian dia belajar punya otonomi. Toilet training mau tidak mau membutuhkan kesadaran anak bahwa dirinya kebelet. Kesadaran inilah yang butuh dibangun agar anak bisa memahami apa yang terjadi di dirinya dan kemudian mengkomunikasikan ke orang tuanya agar membawanya ke kamar mandi. Hafshah tidur di gendongan Panas + bayar hutang puasa...

Toilet Training: Akhirnya di Fase Ini Juga

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hai blog, long time no see . Jujur, rasanya waktu 24 sehari itu kurang karena banyaknya urusan yang aku lakukan. Mulai dari mengurus anak dan suami, belajar S2, sampai urusan dagang. Sampai-sampai aku sudah jarang sekali cerita di sini. Padahal cerita di sini adalah cara bagiku untuk jujur dengan segala proses kehidupan yang aku lalui. Dan kali ini, aku ingin bercerita jujur tentang Toilet Training yang sedang kami mulai. Bermain sepeda: Koordinasi Bilateral Hafshah saat ini berusia 29 bulan. Sejak sekitar 3 bulan yang lalu, yaitu seingatku sekitar Ramadhan dan Syawwal, Alhamdulillah Hafshah sudah lancar berbicara. Sudah bisa cerita dengan jelas dan mengutarakan maksud hati/pikirannya. Kala itu juga, Hafshah beberapa kali mengatakan "Hafshah mau pipis" yang artinya sebenarnya Hafshah siap untuk mulai toilet training. Waw, secepat itukah? Sayangnya, aku kala itu tidak siap. Aku tidak siap secara mental untuk mengurus drama mengompol atau najis dimana-...

Hal Baik Apa yang Akan Menimpaku Setelah Ini?

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hai blog!  Menurutmu mengapa pernikahan itu tidak mudah? I'll go first , menurutku pernikahan itu tidak mudah karena menyatukan dua ide, dua sudut pandang, dua mimpi, dua keinginan, menjadi satu agar selaras, sejalan, dan terkompromikan tanpa mengorbankan satu sama lain itu bukan perkara sederhana.  Dan mungkin banyak orang memilih end up karena tidak menemukan solusi untuk hal ini. Setelah melewati hari-hari bersama pasangan, ternyata baru tahu bahwa sudut pandangnya berbeda, baru tahu bahwa mimpinya tak sama, baru tahu bahwa keinginannya tak seragam, dan mengkompromikan hal itu bukan perkara gampang. Sebelum disate, agar lebih lunak, dibungkus daun kates Pagi hari sebelum shalat ied aku menangis, kesal, marah, kecewa. Semua tertumpuk jadi satu padahal pagi itu juga harusnya aku siap-siap untuk berangkat shalat ied. Momen yang hanya setahun sekali ini jadi kurang nyaman karena hal-hal yang mentriggerku untuk teringat lagi dan teringat lagi pada sesua...

Unpopular Opinion: Tidak Semua Ibu Bekerja karena Tuntutan Finansial

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hai blog, hari-hari ini lelah sekali rasanya membuka platform bernama Instagram. Indonesia sedang dibanjiri berita tentang anak-anak yang disiksa di daycare dan disusul oleh berita kecelakaan kereta yang menewaskan banyak penumpang di gerbong khusus perempuan. Jujur, yang membuat aku lelah bukan beritanya, tetapi tentang narasi yang dibangun oleh orang-orang di sana. Yang mana narasi ini jika aku counter di platform yang sama tentu aku akan dihabisi massa karena mayoritas manusia tidak akan setuju dengan apa yang akan aku tulis ini. Pengasuhanku masih banyak kurangnya Tapi aku merasa hal ini pun perlu dibahas "Jangan salahkan ibunya. Ga semua ibu beruntung. Ada yang harus bekerja karena tuntutan finansial." Iya. Inilah narasi yang dibangun dimana-mana ketika berita daycare itu mencuat ke permukaan. Narasi ini mungkin benar untuk sebagian orang, tetapi hanya menjadi alat pembelaan bagi sebagian orang yang lain. Mengapa yang di- highlight selalu ibu ya...