Posts

Showing posts with the label Sharing Session

Mensyukuri Hidup di Tengah Badai Ujian

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hi, this is me! Di malam 17-an, habis nonton CoC, aku memutuskan untuk merekam apa yang ada di pikiranku saat ini di sini. Kalau kalian baca tulisan-tulisanku recently , mungkin kalian akan berpikir bahwa aku menyesali beberapa pilihan hidup seperti resign dari Kemenkeu yang membuat aku insecure karena kehilangan hal yang bisa dibanggakan. Namun, sejujurnya, aku merasa itu hanya gejolak emosi yang kadang muncul dan kadang tidak. Dan aku rasa semua orang pernah merasakan hal yang sama. Di usia dewasa, tentu semua pilihan hidup punya konsekuensi. Dan kita semua seringkali berusaha berdamai dengan konsekuensi-konsekuensi dari pilihan hidup yang kita ambil. Bukan berarti kita menyesal dengan pilihan hidup itu, kita hanya sedang berjuang berdamai dengan konsekuensinya. Hanya itu. Aku senang bisa resign. Aku senang bisa menaati Allah untuk tidak kerja ikhtilat. Aku senang bisa membersamai tumbuh kembang Hafshah. Namun, aku juga berjuang untuk berdamai bahwa aku tida...

Dokter Julid = Kegagalan Sistem Pendidikan

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hari-hari ini jagat media sosial sangat ramai dengan bahasan terkait nakes. Bukan semua nakes yang mereka bahas, tetapi para nakes yang melontarkan kalimat negatif pada seorang pasien yang telah menunggu delapan jam dan belum mendapat kamar. Komen negatif tersebut berujung perkara karena dianggap nirempati pada pasien yang pada akhirnya meninggal. Banyak orang membahas siapa sebenarnya para nakes tersebut yang kemudian diikuti oleh klarifikasi dan permohonan maaf dari para nakes yang dimaksud. Baik, sebenarnya aku tidak terlalu tertarik dengan bahasan ini. Namun, yang membuat aku tiba-tiba ingin menuliskannya di sini adalah karena suatu fakta bahwa beberapa nakes tersebut adalah dokter. Dan ada satu dokter yang sangat mencolok prestasinya (lulusan kampus top tier, kuliah di LN, dan penerima beasiswa sana sini) yang juga ikut terseret dalam kasus ini. Pertanyaannya, kok bisa? Semoga Allah melindungi Hafshah selalu Banyak nakes lain yang membela mereka dengan me...

Things I Learned from My Twenties

Image
Bismillahirrahmanirrahim Sebenarnya judul tulisan ini adalah "Hal yang aku pelajari dari usia 20-an dan baru aku sadari di usia 30-an".  Namun, sepertinya terlalu panjang sehingga demikianlah judul yang aku pilih.  Jadi, mengapa aku menulis ini? Karena aku ingin menjadi orang yang lebih baik. Agar ketika aku butuh diingatkan, aku bisa kembali lagi ke sini untuk memahami konteks kehidupan ini. So, here we go! We're now living at the time we'll miss someday Satu Idealis Boleh, Tapi Kamu Akan Diuji dengan Keidealisan Itu Aku tidak tahu cara mengungkapkannya, tetapi kurang lebih begini maksudku. Di usia 20-an aku sangat idealis bukan? Aku resign dari PNS karena tidak ingin ikhtilat. Aku resign karena takut di-adzab Allah karena aku bekerja kantoran padahal ada yang menafkahi aku. Dan aku saat itu sangat yakin bahwa Allah pasti menolong aku karena aku sudah berusaha menjadi hamba yang taat. Oke, di satu sisi idealis itu memang harus. Namun, mungkin aku tidak menyiapkan di...

Toilet Training: Akhirnya di Fase Ini Juga

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hai blog, long time no see . Jujur, rasanya waktu 24 sehari itu kurang karena banyaknya urusan yang aku lakukan. Mulai dari mengurus anak dan suami, belajar S2, sampai urusan dagang. Sampai-sampai aku sudah jarang sekali cerita di sini. Padahal cerita di sini adalah cara bagiku untuk jujur dengan segala proses kehidupan yang aku lalui. Dan kali ini, aku ingin bercerita jujur tentang Toilet Training yang sedang kami mulai. Bermain sepeda: Koordinasi Bilateral Hafshah saat ini berusia 29 bulan. Sejak sekitar 3 bulan yang lalu, yaitu seingatku sekitar Ramadhan dan Syawwal, Alhamdulillah Hafshah sudah lancar berbicara. Sudah bisa cerita dengan jelas dan mengutarakan maksud hati/pikirannya. Kala itu juga, Hafshah beberapa kali mengatakan "Hafshah mau pipis" yang artinya sebenarnya Hafshah siap untuk mulai toilet training. Waw, secepat itukah? Sayangnya, aku kala itu tidak siap. Aku tidak siap secara mental untuk mengurus drama mengompol atau najis dimana-...

Keberkahan itu Bersama Para Senior

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hari ini aku workout. Workout di hari Jum'at memang lebih sepi peminat. Datanglah seorang ibu-ibu yang belum aku kenal menggunakan mobil. Terlihat seperti ibu-ibu berada pada umumnya. Ibunya cantik walau usianya sudah lebih dari 50 tahun. Dalam hati aku berkata, "Mungkin beliau sedang menikmati masa tuanya." Ketika workout berlangsung, ibunya telihat masih kaku. Oh mungkin beliau belum terbiasa, pikirku. Beliau juga beberapa kali tidak mengikuti arahan gerakan dari coach karena mungkin capek. Dalam hati aku berkata, " Beliau datang saja sudah bagus, gapapa mungkin karena baru pertemuan pertama." Setelah workout selesai dan kami beranjak pulang, beliau cerita sedikit tentang kehidupan beliau. Anak beliau ada lima. Salah satunya lulusan ITB dan baru saja dari Jepang. Beliau carikan jodoh di grup alumni ITB karena beliau sendiri dulu adalah mahasiswa ITB. Jujur ketika mendengar cerita ini aku bergumam dalam hati, "Ibu ini memiliki mim...

Unpopular Opinion: Tidak Semua Ibu Bekerja karena Tuntutan Finansial

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hai blog, hari-hari ini lelah sekali rasanya membuka platform bernama Instagram. Indonesia sedang dibanjiri berita tentang anak-anak yang disiksa di daycare dan disusul oleh berita kecelakaan kereta yang menewaskan banyak penumpang di gerbong khusus perempuan. Jujur, yang membuat aku lelah bukan beritanya, tetapi tentang narasi yang dibangun oleh orang-orang di sana. Yang mana narasi ini jika aku counter di platform yang sama tentu aku akan dihabisi massa karena mayoritas manusia tidak akan setuju dengan apa yang akan aku tulis ini. Pengasuhanku masih banyak kurangnya Tapi aku merasa hal ini pun perlu dibahas "Jangan salahkan ibunya. Ga semua ibu beruntung. Ada yang harus bekerja karena tuntutan finansial." Iya. Inilah narasi yang dibangun dimana-mana ketika berita daycare itu mencuat ke permukaan. Narasi ini mungkin benar untuk sebagian orang, tetapi hanya menjadi alat pembelaan bagi sebagian orang yang lain. Mengapa yang di- highlight selalu ibu ya...

Membangun Usaha Sekaligus S2

Image
Bismillahirrahmanirrahim Helo everyone! Lama tak menulis di sini. Setelah sekian banyak episode yang Allah takdirkan dalam hidup, rasanya ingin menepi sebentar ke sini untuk menceritakan apa yang ada di kepala agar bisa dibaca lagi suatu hari nanti. So, here we go! Di rumah salah satu customer kala itu Update terbaru dari kehidupanku adalah: Satu, aku tetap jualan emas. Dua, aku daftar S2. What? Se-tiba-tiba itu ada dua agenda besar sekaligus dalam hidup? Bentar, akan aku ceritakan satu per satu. Tidak selalu mudah mempertahankan idealisme Ada hati yang sangat terhibur mendengar nasihat ini Tahun ini adalah tahun kelima aku resign. Tahun kelima aku melepas identitas sebagai pegawai Kementerian Keuangan. Tahun kelima aku melepas segala prestis dan status sosial yang diimpikan banyak orang itu. Jujur, ada masa-masa tidak mudah yang aku alami yang membuat aku berpikir, "Senekat itu aku resign?" Perasaan ini muncul ketika setan sudah bermain dan membuat aku merasa tidak berdaya ...