Posts

Showing posts with the label Mental Health

Dokter Julid = Kegagalan Sistem Pendidikan

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hari-hari ini jagat media sosial sangat ramai dengan bahasan terkait nakes. Bukan semua nakes yang mereka bahas, tetapi para nakes yang melontarkan kalimat negatif pada seorang pasien yang telah menunggu delapan jam dan belum mendapat kamar. Komen negatif tersebut berujung perkara karena dianggap nirempati pada pasien yang pada akhirnya meninggal. Banyak orang membahas siapa sebenarnya para nakes tersebut yang kemudian diikuti oleh klarifikasi dan permohonan maaf dari para nakes yang dimaksud. Baik, sebenarnya aku tidak terlalu tertarik dengan bahasan ini. Namun, yang membuat aku tiba-tiba ingin menuliskannya di sini adalah karena suatu fakta bahwa beberapa nakes tersebut adalah dokter. Dan ada satu dokter yang sangat mencolok prestasinya (lulusan kampus top tier, kuliah di LN, dan penerima beasiswa sana sini) yang juga ikut terseret dalam kasus ini. Pertanyaannya, kok bisa? Semoga Allah melindungi Hafshah selalu Banyak nakes lain yang membela mereka dengan me...

Things I Learned from My Twenties

Image
Bismillahirrahmanirrahim Sebenarnya judul tulisan ini adalah "Hal yang aku pelajari dari usia 20-an dan baru aku sadari di usia 30-an".  Namun, sepertinya terlalu panjang sehingga demikianlah judul yang aku pilih.  Jadi, mengapa aku menulis ini? Karena aku ingin menjadi orang yang lebih baik. Agar ketika aku butuh diingatkan, aku bisa kembali lagi ke sini untuk memahami konteks kehidupan ini. So, here we go! We're now living at the time we'll miss someday Satu Idealis Boleh, Tapi Kamu Akan Diuji dengan Keidealisan Itu Aku tidak tahu cara mengungkapkannya, tetapi kurang lebih begini maksudku. Di usia 20-an aku sangat idealis bukan? Aku resign dari PNS karena tidak ingin ikhtilat. Aku resign karena takut di-adzab Allah karena aku bekerja kantoran padahal ada yang menafkahi aku. Dan aku saat itu sangat yakin bahwa Allah pasti menolong aku karena aku sudah berusaha menjadi hamba yang taat. Oke, di satu sisi idealis itu memang harus. Namun, mungkin aku tidak menyiapkan di...

Ruang Aman bagi Emosi Hafshah

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hai blog! Sudah menjelang pukul 12 malam di sini dan aku tidak bisa tidur. Akhir-akhir ini aku sedang mengalami fase yang begitu rumit di pikiranku sehingga aku ingin menumpahkan sebagiannya ke sini. Kalau kamu ingat, aku pernah cerita bahwa aku pernah menangis di hadapan suamiku karena merasa tidak menjadi apa-apa yang pernah aku ceritakan  di sini , di satu sisi aku memang sedih karena jalan cerita hidupku belum seperti yang aku inginkan, tetapi di sisi lain aku bangga karena aku bisa mengenali emosiku, membahas traumaku, dan tidak menghakimi perasaan yang muncul dari kejadian yang aku alami. Berusaha melakukan yang terbaik untuk tumbuh kembang Hafshah Pagi ini pun aku sedang mengalami duka yang sama. Kembali teringat bahwa aku belum bisa S2 LN seperti yang aku inginkan padahal aku punya potenisnya. Kembali menangis ketika menyadari bahwa aku saatini bukan siapa-siapa dibanding teman-temanku yang lain. Namun, aku harus bersyukur punya suami yang mau mend...

Jika Nikmatmu Diberi 9, Hisabmu Juga 9

Image
Bismillahirrahmanirrahim "Seorang muslim itu harus punya skill. Harus jago di bidangnya masing-masing." - Ustadz Nuzul Dzikri hafidzahullah Salah satunya untuk menjaga izzah, kehormatan, agama kita.  Hewan favorit Hafshah so far : Kelinci Hello everyone! Sudah jam 10 malam di sini dan seperti biasa karena kami sedang dalam proses menuju penyapihan Hafshah, aku belum ikut tidur dulu agar Hafshah tidak terbiasa nenen menjelang tidur. So, here I am . Lagi ada hal yang ingin aku tumpahkan di sini.  Jadi, kemarin Alhamdulillah aku menyelenggarakan webinar (atau mungkin lebih cocok disebut 'mini workshop') terkait menulis Esai Ilmiah. Acaranya hari Ahad dan materinya baru aku bikin secara niat di hari Sabtu malam sampai pukul set.12 malam.  Jujur aku sangat berapi-api mengisi materi ini karena hmm...gimana ya... ini tu materi yang aku banget gitu. Di antara webinar keuangan, webinar clodi, atau webinar menulis esai, aku lebih suka diminta mengisi materi tentang menulis es...

The Unspoken - Tumbuh Tanpa Bapak

Image
Bismillahirrahmanirrahim Beberapa waktu yang lalu aku bertemu beberapa anak SD yang sedang olahraga di Taman Jangkar. They looked so excited to see Hafshah . Aku berbicara banyak hal dengan mereka, mulai dari apa pelajaran favorit mereka, jam berapa mereka ke sekolah, mereka sarapan atau tidak, dll. Sampai pada akhirnya aku bertanya, apakah bapak ibu mereka sama-sama bekerja atau hanya bapak mereka saja yang bekerja. Di tengah perbincangan yang asyik itu, ada seorang gadis kecil yang mengatakan bahwa ia tidak punya bapak. Aku menatapnya dalam-dalam. Ia mengatakan itu dengan wajah polos. Anak sekecil itu telah kehilangan bapaknya untuk selamanya. Dan seketika aku teringat bagaimana dulu aku tumbuh dan menjalani hidup tanpa sosok bapak. Hafshah dan finger food favoritnya Hari Sabtu lalu aku melakukan konsultasi online ke salah satu praktisi GAPS dan holistik. Tujuan konsultasi ini awalnya adalah untuk mencari tahu mengapa BB anakku susah naik. Aku merasa GAPS yang aku jalani mungkin ada...