Posts

Showing posts with the label Zoom

Jika Nikmatmu Diberi 9, Hisabmu Juga 9

Image
Bismillahirrahmanirrahim "Seorang muslim itu harus punya skill. Harus jago di bidangnya masing-masing." - Ustadz Nuzul Dzikri hafidzahullah Salah satunya untuk menjaga izzah, kehormatan, agama kita.  Hewan favorit Hafshah so far : Kelinci Hello everyone! Sudah jam 10 malam di sini dan seperti biasa karena kami sedang dalam proses menuju penyapihan Hafshah, aku belum ikut tidur dulu agar Hafshah tidak terbiasa nenen menjelang tidur. So, here I am . Lagi ada hal yang ingin aku tumpahkan di sini.  Jadi, kemarin Alhamdulillah aku menyelenggarakan webinar (atau mungkin lebih cocok disebut 'mini workshop') terkait menulis Esai Ilmiah. Acaranya hari Ahad dan materinya baru aku bikin secara niat di hari Sabtu malam sampai pukul set.12 malam.  Jujur aku sangat berapi-api mengisi materi ini karena hmm...gimana ya... ini tu materi yang aku banget gitu. Di antara webinar keuangan, webinar clodi, atau webinar menulis esai, aku lebih suka diminta mengisi materi tentang menulis es...

Webinar Dana Haji untuk Kedua Kali

Image
Bismillahirrahmanirrahim 11 tahun yang lalu, anak gap year itu -dengan izin Allah- diterima di UGM dan STAN setelah setahun sebelumnya diterima di UI dan Unair. Ia mungkin dikaruniai kecerdasan intelektual hingga bisa menembus kampus-kampus bergengsi, tetapi ia belum dikaruniai kecerdasan emosional sehingga ia bingung menentukan pilihan hidup. Iya, tidak ada manusia yang sempurna bukan? Ketidakcerdasan emosional adalah bagian dari kekurangannya. Long story short , ia memilih STAN karena sudah merasa sangat sering merepotkan ibunya yang seorang single parent . Ia kehilangan cita-cita untuk dirinya sendiri dan memilih mewujudkan cita-cita orang lain, yaitu ibunya.  Tiga tahun kemudian, ia lulus dari sana dan bekerja di tempat bergengsi, yaitu Kementerian Keuangan. Namun, hatinya bergejolak. Ia tak mampu bertahan lama dan memilih mundur dari dunia abdi negara.  Lagi-lagi, orang-orang memandangnya tak punya pendirian. Namun, kali ini ia tak peduli apa pandangan orang. Karena ia t...

Investasi Syari'ah

Bismillahirrahmanirrahim Berikut adalah ringkasan dari Kajian "Investasi Syari'ah" dari Komunitas Muslim Osaka, Jepang yang diisi oleh Ustadz Ammi Nur Baits. Mungkin di sini, sebelumnya yang ingin aku ingatkan adalah this post will be long , baiknya membaca secara utuh agar mendapat kesimpulan yang pas. Kemudian, di sini kita mencari kebenaran, bukan pembenaran, maka seyogyanya kita menyiapkan hati kita untuk bisa menerima kalau ada hal-hal yang kita berkecimpung di dalamnya dan ternyata itu haram. 🌻🌻🌻 ---   Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: "Wahai Amru, sebaik-baik harta adalah yang shalih bersama orang yang shalih." [HR. Ahmad 4/197] Makna harta shalih adalah harta yang halal ketika mendapatkannya. Ada 4 jenis akad dilihat dari bentuknya: 🍃 Akad mu'awadhat (komersil) : untuk mendapat keuntungan, seperti jual beli, sewa menyewa 🍃 Akad Tabarru'at (sosial): untuk mendapatkan pahala, seperti sedekah, hibah, hadiah 🍃 Akad Syarikah (kerjasam...

Memberikan Perhatian pada Anak Pasca Usia 6 Tahun Pertama (Bag. 1)

Image
Bismillahirrahmanirrahim Kajian ke-16 dari serangkaian kajian "Bimbingan Praktis dalam Mendidik Anak." Pertemuan kali ini membahas tentang "Memberikan Perhatian pada Anak Pasca Usia 6 Tahun Pertama." --- 🍃🍃🍃 Mumayyiz adalah ketika anak bisa melakukan tamyyiz ,  yaitu memilah-milah/membedakan, bisa mencirikan, bisa membedakan satu dengan yang lain, khususnya yang baik dengan yang buruk dan yang berbahaya dengan tidak berbahaya. Ciri ini diikuti dengan perkembangan kognitif, mereka dapat memahami ucapan dan dapat merespon dengan lebih baik. Disebutkan di dalam buku bahwa fase ini adalah fase dimana anak menjadi lebih siap untuk belajar secara lebih teratur, ia lebih terbuka untuk menerima nasehat/arahan, ia lebih mudah beradaptasi untuk bermain dengan teman-temannya. Mungkin bisa dikatakan bahwa di fase ini mereka lebih mudah memahami sesuatu dan lebih antusias untuk belajar serta menguasai skill (keterampilan), sehingga mereka lebih bisa diarah...

Memberikan Perhatian di Usia 6 Tahun Pertama Kehidupan Anak (Bag. 2)

Image
Bismillahirrahmanirrahim Serial ke-15 dari kajian "Bimbingan Praktis dalam Mendidik Anak" yang dibawakan oleh Ustadz Abu Salma Muhammad. Masih dalam bahasan "Memberikan Perhatian di Usia 6 Tahun Pertama Kehidupan Anak." --- 🍃🍃🍃 Ketiga: Memberikan contoh berupa keteladanan yang baik dari orang tua untuk anaknya dari semenjak periode awal kehidupannya. Allah سبحانه و تعالى abadikan Luqman dalam Al Quran, padahal beliau bukan nabi ataupun rasul. Allah menjadikan beliau figur yang patut kita contoh. Allah memuji beliau, dalam surat Luqman ayat ke 12, "Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji". Allah tidak butuh syukur kita, Allah Maha Kaya. Di antara karunia yang sering kita lalaikan –selain y...

Memberikan Perhatian di Usia 6 Tahun Pertama Kehidupan Anak (Bag. 1)

Image
Bismillahirrahmanirrahim Kajian ke-14, masuk ke dalam bab baru, yaitu " Memberikan Perhatian Pada Anak di Usia 6 Tahun Pertama Kehidupannya." --- 🍃🍃🍃 Sesungguhnya tahapan awal dari kehidupan seorang anak (yaitu 6 tahun pertama) merupakan fase paling rawan * dan penting **, karena memiliki pengaruh paling besar di dalam membentuk karakternya ***. *Apabila di fase ini kita menampakkan/mencontohkan sesuatu yang tidak baik maka akan berpengaruh buruk kepada anak. Jika kita menunjukkan inkonsistensi, anak akan menjadi plin-plan, anak akan menjadi labil. **Penting untuk membangun pondasi awal *** Karakter adalah sesuatu yang dapat dibentuk Maka semua yang terbentuk di dalam benak sang anak di fase ini, akan menampakkan pengaruhnya secara lebih nyata terhadap karakternya di saat ia bertambah dewasa. Di usia 0-6 tahun terjadi perubahan dan perkembangan yang pesat. Karena itulah, wajib bagi para pendidik untuk memberikan ekstra perhatian di dalam mendidik anak...

Kekeliruan ketika Menyambut Bayi Lahir (Bag. 2)

Image
Bismillahirrahmanirrahim Kajian ke-13 ini masih membahas tentang kesalahan ketika menyambut anak yang lahir. --- 🍃🍃🍃 Diantara kesalahan tersebut adalah menyebarkan berita gembira atas kelahiran anak laki-laki saja, tidak untuk anak perempuan. Ini termasuk kebiasaannya orang-orang Jahiliyah terdahulu yang diperangi oleh Islam. Allah سبحانه و تعالى berfirman ketika menyifati perilaku perbuatan ini: وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِالْأُنْثَىٰ ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ (58) "Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah." يَتَوَارَىٰ مِنَ الْقَوْمِ مِنْ سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِ ۚ أَيُمْسِكُهُ عَلَىٰ هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُ فِي التُّرَابِ ۗ أَلَا سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ (59) "Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ...

Kekeliruan Ketika Menyambut Bayi Lahir (Bag.1)

Image
Bismillahirrahmanirrahim Kajian ke-12 dari serial bahasan "Bimbingan Praktis dalam Mendidik Anak." Kajian ini diselenggarakan oleh @mothergood.ly dan diampu oleh Ustadz Abu Salma Muhammad. --- 🌾🌾🌾 Masih dalam bab "Memperhatikan Anak Pasca Kelahiran", kali ini kita masuk dalam subbab kekeliruan yang terjadi di saat menyambut bayi yang baru lahir. Mengapa subbab ini diperlukan? Karena nasihat adalah suatu perkataan yang berisi perintah dan larangan. Tidak lengkap jika hanya menyampaikan perintah tanpa menyampaikan larangannya. Artinya harus dijelaskan pula larangan-larangan agar kita tidak terjatuh pada larangan tersebut. Allah سبحانه و تعالى berfirman, أَيَحْسَبُ الْإِنسَانُ أَن يُتْرَكَ سُدًى “Apakah manusia mengira bahwa dia akan dibiarkan begitu saja?” [QS. Al Qiyamah: 36] Maknanya, ketika Allah menciptakan kita dan anak kita, ketika Allah membuat kita hidup dan menempati bumi, Allah berikan rambu-rambu dan koridor agar kita berjala...