Posts

Showing posts with the label Wholistic

Mengajari Anak Balita Gosok Gigi

Image
Bismillahirrahmanirrahim Jadi, gara-gara belajar holistik, aku jadi sangat menghindari produk pabrikan. Ga hanya makanan tetapi juga produk perawatan tubuh. Sejak 3 tahun yang lalu, kami ga beli sabun karena bikin sabun sendiri. Masalahnya adalah: bagaimana dengan pasta gigi? Apakah kami harus bikin sendiri juga? Hafshah ketika pertama kali tumbuh gigi di usia 5.5 bulan Cukup lama kami menemukan jawaban dari masalah ini. Sampai pada akhirnya kami masuk ke fase harus mengenalkan Hafshah gosok gigi karena sudah saatnya. Jadi, sebenarnya saat Hafshah mulai tumbuh gigi, aku sangat jarang menyikat giginya dengan detail. Aku hanya menggunakan sikat dari silikon yang dipasnag di jari untuk membersihkan sekedarnya saja. Mengapa demikian? Karena setelah belajar, aku yakin tanpa dibersihkan secara detail pun giginya akan bersih karena makananya yang biidznillah terjaga. Namun, karena semakin besar dia juga kenal makanan lain selain real food dan terkadnag kami tidak berhasil membendungnya, suda...

Cerita Penyapihan Hari Pertama dan Kedua: Hafshah yang Kecewa

Image
Bismillahirrahmanirrahim The day has come . Hak Hafshah disusui sudah selesai dan demikian pula tugas ibu. Jujur, sekitar sepekan sebelumnya aku pesimis bisa menyapih Hafshah tepat waktu karena nenennya masih banyak sekali, tetapi setelah membaca pesan ibu-ibu senior, aku jadi yakin bahwa Insyaa Allah bisa. Hafshah mulai disapih hari Ahad, 14 Desember 2025. Hari Sabtunya aku sudah menyampaikan bahwa itu adalah hari terakhir Hafshah nenen. Dia terlihat biasa saja dan pergi tidur dengan bapaknya pun tetap riang seperti biasa sebagaimana pernah aku ceritakan di  postingan sebelumnya. Namun, jam 2 pagi Hafshah terbangun dan susah tidur kembali. Di hari Ahad ini kami pergi pagi-pagi keluar kota karena ada acara akad nikah saudara. Walhasil Hafshah yang biasanya bangun sekitar jam 7 jadi ikut bangun menjelang Subuh karena kami berangkat setelah Subuh. Ketika itu dia terlihat ngambek dan ditawari apa-apa tidak mau. Aku pikir dia demikian karena tidurnya kurang sehingga mood nya kurang ba...

Peran Buku Menjelang Anak Usia Dua Tahun

Image
Bismillahirrahmanirrahim Dulu aku pernah berpikir mengapa ibu-ibu itu suka sekali membeli buku untuk anaknya. Apakah memang perlu atau itu suatu bentuk euforia saja. Walau demikian, anehnya sebelum menikah aku juga membeli buku-buku anak. Mumpung punya uang sendiri dan kebutuhanku kala itu belum banyak, pikirku. Buku dari Onti Rofi. Jazakillahu Khayran Onti. Sejak Hafshah bayi hingga hari ini, buku yang tersedia untuknya mayoritas adalah hadiah. Hanya ada satu buku yang merupakan pemberian dariku karena buku-buku hadiah ini sudah cukup banyak menurutku. Teringat materi di kelas holistik bahwa hendaklah kita tidak mem- provide terlalu banyak buku/mainan dalam sekali waktu karena itu bisa membuat anak bingung. Sama seperti kita orang dewasa yang akan bingung mau baca buku mana dulu ketika terlalu banyak buku yang tersedia di dekat kita. Oleh karena itu, aku hingga hari ini berusaha membatasi hanya lima buku saja yang tersedia dalam sekali waktu. Ibu usia 20 tahun aja belum punya kitab g...

Belajar dari Senior Homeschooling

Image
Bismillahirrahmanirrahim Parenting is getting more serious as my daughter growing up . Hafshah sudah menjelang dua tahun. Dia sudah masuk fase imajinatif sekaligus fase meniru dengan ekstrim. Iyes, anak bukan peniru yang ulung gaes, tetapi peniru yang ekstrim.  Pernah suatu hari aku memfoto clodi-clodinya Hafshah untuk suatu hal. Ketika HP-ku aku geletakkan, Hafshah tiba-tiba mengambilnya dan meniru aku mengarahkan HP ke arah clodi-clodi tersebut seolah dia sedang memfotonya. Dia tidak bisa membuka HP-ku. Pun juga belum tahu cara menyalakan HP-ku. Namun, jujur aku mendapat pelajaran yang sangat berharga di sini, bahwa apa yang dia lihat tentangku, berpotensi akan dia tiru . Lagi suka kemana-mana pakai helm topi Kata orang, otak anak itu bagaikan spons. Menyerap apapun dengan mudah yang ada di sekitarnya. Aku rasa hal ini juga terjadi ke Hafshah. Hafshah punya ingatan yang kuat. Hafshah tahu letak benda-benda secara detail. Pernah suatu hari ketika kami kehilangan kunci, Hafshah ta...

Besarnya Pengaruh Perhatian kepada Anak: Sebuah Refleksi Perkuliahan Psikologi

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hi everyone! kembali lagi bertemu di sini setelah sekian lama tidak menulis di blog.  Alhamdulillah akhir-akhir ini sedang disibukkan dengan kegiatan perkuliahan yang sangat padat. Ya walau cuma ambil tiga matkul, tetapi rasanya perkuliahan ini daging banget sampai tidak sempat menulis apa-apa di sini karena aku menulis di tempat lain hehe. Aku menulis rangkuman perkuliahan di One Note , mencoba menulis hikmah materi kuliah dan menghubungkan dengan ayat dan hadits di artikel www.muslimah.or.id, dan mencoba meng- generate pengetahuan dan kenyataan di lapangan dengan menulis esai ilmiah. Iyaa!! Biidznillah salah satu tulisanku lolos konferensi. Masyaa Allah!!! Jujur walau sibuk dan hetic, aku seneng banget. Karena aku merasa betapa baiknya Allah yang mengabulkan doaku di Ramadhan lalu. Salah satu doaku adalah aku ingin agar waktuku tidak terbuang sia-sia. Dan dengan segala aktivitas perkuliahan ini aku jadi jarang buka instagram Alhamdulillah. So! here we go...

Alasan Akhirnya Ikut Menerapkan GAPS

Image
Bismillahirrahmanirrahim Saat sesi konsultasi, Mbak Chalida bilang bahwa jika aku masih ingin menyusui, aku harus ikut pola makan GAPS juga. Karena jika tidak, air susuku justru akan menjadi sumber toksin bagi Hafshah yang mana itu akan berpengaruh buruk pada progres GAPS yang sedang kami perjuangkan. Karena aku ingin menyusui sampai hak Hafshah terpenuhi, yaitu dua tahun, mau tidak mau aku akhirnya memutuskan ikut menerapkan GAPS untuk diriku sendiri. Alasan yang kurang lengkap aslinya hehe karena sejujurnya diriku sendiri yang PCOS inilah yang juga butuh menerapkan GAPS. So here we go! Ini adalah cerita tentang setelah kurang lebih sebulan menjalani GAPS.  Dapurku tempat berkreasiku Dulu hal yang paling membuat aku takut untuk menjalani GAPS adalah karena tidak bisa makan nasi. Iya, aku sesuka itu pada nasi. Aku suka nasi padang. Dan apa kabar jika aku tidak boleh makan nasi? Berarti ga bisa ke warung padang lagi dong? Namun ternyata tidak bisa makan nasi bukan sesuatu yang meny...