Posts

Tentang Masjid, Manajemen, dan Tendensi Kuliah

Image
Bismillahirrahmanirrahim Beberapa waktu yang lalu aku membaca ulasan seseorang tentang mengapa ia tak prefer  berinfaq di masjid. Cukup menarik memang dan ternyata banyak juga yang sepemikiran dengannya. Hal ini dibuktikan dengan cukup ramainya kolom komentar postingannya. Jadi, mengapa ia tak prefer  berinfaq di masjid? Menurutnya berinfaq di masjid tak memberi dampak secara langsung ke masyarakat. Kok bisa? Mari baca penjelasannya ini. Ia menjelaskan kurang lebih begini. Masjid di kampung bisa mengumpulkan dana 1jt tiap kali shalat Jum'at. Jika ada empat pekan, setidaknya satu masjid di kampung bisa mengumpulkan 4jt selama satu bulan. Itu belum infaq harian masyarakat juga belum infaq yang dikumpulan selama bulan Ramadhan. Bisa terbayang bukan bahwa satu masjid di kampung bisa mengumpulkan banyak dana selama satu tahun? Terlebih lagi masjid besar di perkotaan. Tempat bersujud Namun ironinya, dana yang dikumpulkan itu seolah tak sampai ke masyarakat. Yang ada adalah pembang...

Hargai Keyakinan Kami

Bismillahirrahmanirrahim Dalam sharing tentang resign yang aku lakukan, aku selalu memulai dengan kalimat bahwa aku sedang tidak menyalahkan pilihan hidup orang lain. Ceritaku adalah murni dari apa yang aku alami, aku yakini, dan aku pelajari. Alasanku satu: aku tak ingin mengusik hati orang lain. Lebih tepatnya aku tak ingin mengganggu keyakinan orang lain. --- Masalah keyakinan adalah masalah yang sangat sensitif dan begitu pribadi. Maka sejak awal aku katakan bahwa aku memang condong pada pendapat bahwa pajak haram, tetapi aku tak menyuruh orang lain di DJP atau yang pekerjaannya bersinggungan dengan pajak untuk resign. --- Sebagaimana aku (atau kami) menghormati pilihan orang lain dengan keyakinannya bahwa pajak itu baik-baik saja dan diterima, kami hanya ingin dihargai dengan keyakinan kami bahwa pajak haram. Sebagaimana kami menghargai pilihan hidup orang yang ingin bekerja kantoran, kami hanya ingin dihargai dengan keyakinan kami bahwa tugas utama perempuan itu di rumah sehingg...

Bersabarlah Sebentar Saja

Image
Bismillahirrahmanirrahim Kesulitan hidup itu pasti ada. Namun, satu hal yang pasti: Tidak ada kebahagiaan dan kesedihan yang abadi di dunia. Selama masih hidup di dunia, kebahagiaan ada akhirnya dan kesedihan pasti ada ujungnya. --- Pasca resign dari Kementerian Keuangan, mendadak aku menjadi tempat curhat banyak orang. Tak kusangka, tulisanku tentang alasan yang membuat aku resign membuat banyak teman menumpahkan isi hatinya yang sejujurnya punya keinginan yang sama. Satu dua orang mungkin memang kelihatan gelagat keinginan resignnya. Namun, yang membuat aku takjub, ternyata beberapa teman yang sangat tidak kelihatan ingin resign punya niatan itu dalam lubuk hatinya. Ohiya yang curhat cewek semua ya, aku ga menerima curhatan dari laki-laki non mahram. Rata-rata mereka curhat tentang bagaimana cara meyakinakan orang tua. Ya, resign menjadi hal yang kompleks karena selain harus bergulat dengan batin sendiri, mau tidak mau kita akan menghadapi orang tua atau keluarga besar. Kita tah...

Terlalu Banyak Denial

Image
Bismillahirrahmanirrahim Denial.  Kata itulah yang sepertinya layak mewakili kita. Kita terlalu banyak denial. Mengatakan bahwa maksiat dikit tidak apa-apa. Mengatakan bahwa tak sesuai syari'at akan tetap baik-baik saja. ... Yakin? Yakin baik-baik saja? Yakin tidak terjadi apa-apa? Setelah begitu banyak orang yang Allah buka aibnya atau Allah timpakan musibah kepadanya karena sebab melanggar syari'at? --- Aku bukan hakim pada kehidupan orang lain. Namun, aku hanya mencoba merenungi apa yang terjadi dan mengapa bisa terjadi demikian.  Bukankah semakin dewasa kita bisa membedakan mana hal yang baik dan mana hal yang buruk? Bukankah kita tahu apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan? Entahlah... Satu hal yang aku yakini, ayat ini tidak mungkin salah, "Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku maka sungguh baginya kehidupan yang sempit. Dan Kami akan membangkitkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta." - QS. Taha: 124 Jadi kalau ada orang yang hidup seenak...

My PCOS Diary: Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Image
Bismillahirrahmanirrahim "Tiga belas tahun bukan waktu yang sebentar." Begitu kataku malam itu. Yaa Allah...Apakah Kau tidak sayang padaku? Apakah aku tidak pantas menjadi orang tua? Apakah aku tidak pantas menerima amanah berupa anak? Apakah aku tidak pantas punya penerus perjuangan agama ketika aku sudah meninggal nanti? --- Aku berada di titik yang sangat sensitif. Aku jatuh.  Hari itu, walau aku berhasil tak menangis di depan ibuku, aku tak bisa membendung air mata di belakang beliau. Aku tahu ibuku akan sedih melihatku sedih, maka aku tak ingin memperlihatkan kesedihan ini di hadapan beliau. Aku hanya berkata bahwa harus minum obat ini agar begitu.  --- Malam itu aku berkata pada suamiku bahwa tiga belas tahun bukan waktu yang sebentar. Dia menganggukkan kepala. Berusaha memahami apa yang aku rasakan. Aku sungguh jatuh saat itu. Rasanya susah sekali berhusnudzon pada Allah di saat-saat seperti itu. Dia hanya berkata kurang lebih begini, "Dulu kamu nangis kan pas be...

Sisi Positif Tidak Lebih Cepat dari Orang Lain

Image
Bismillahirrahmanirrahim Tulisan ini berawal dari perbincanganku dengan Abu Abdillah a.k.a suami. Saat itu aku sedang menceritakan kisah anak kembar yang dialami teman kuliahku sendiri. Teman kuliahku ini satu organda denganku juga satu angkatan SMA denganku. Sebutlah namanya X. X adalah anak kembar yang lahir tahun 1994. Ia di posisi sebagai adik. X lulus SMA tahun 2013 sedang kakak kembarnya lulus SMA tahun 2012. Karena cukup kaget, aku bertanya kepadanya mengapa tahun lulusnya tidak sama.  Ternyata X dan kakak kembarnya masuk sekolah di tahun yang tidak sama. Kakaknya dimasukkan sekolah lebih dulu baru X menyusul di tahun berikutnya. Jalan hidup yang berbeda Baik, secara start X kalah satu tahun dari pada kakak kembarnya. Ketika lulus SMA tahun 2012, kakak kembarnya diterima di ITS. Itu artinya saat kakaknya sudah menjadi mahasiswa X masih bergelut menjadi siswa di sekolah. X adalah anak gap year sepertiku. Walau lulus SMA tahun 2013, ia masuk STAN tahun 2014. Itu artinya k...

Fitrah Belajar Yang Terluka

Image
Bismillahirrahmanirrahim Sejak kecil aku memang suka belajar. Entah mengapa rasanya happy aja kalau berurusan sama buku. Sampai-sampai aku akan merasa bersalah jika dalam satu hari saja aku tidak belajar. Memang belajar bisa dari banyak hal, tak melulu soal buku. Namun, yang aku maksudkan di sini adalah belajar dalam makna konservatif, yaitu belajar dengan buku dan kurikulum. Walau zaman telah berubah, buku tetaplah jendela dunia Dari apa yang aku pelajari, setiap orang memang memiliki fitrah pembelajar. Buktinya seorang anak yang belum bisa jalan tidak menyerah untuk kembali bangkit walau terjatuh berulang-ulang. Tidak pernah aku dapati seorang anak yang malas belajar berjalan dengan alasan takut gagal. Ya, kita semua pembelajar. Namun, mengapa ketika dewasa tidak semua dari kita pada akhirnya suka belajar? Pertanyaan ini muncul dari bukti-bukti di lapangan. Banyak teman yang dulu ketika SD berprestasi, suka belajar, dll, menginjak SMA cenderung susah memahami pelajaran dan malas be...

Goyah

Bismillahirrahmanirrahim Lagi ngerasa down  karena bla bla bla hehe, tiba-tiba diingatkan oleh postinganku satu ini. Postingan yang aku tulis di tanggal 31 Desember 2017. Alhamdulillah, terima kasih kepada Allah yang telah memberi aku kemudahan menulis tulisan ini. Sebuah tulisan yang akan terus mengingatkanku jika perasaan down  ini muncul kembali. --- Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang Aku berencana menulis di blog selama sebulan kedepan. Buat apa? Buat menulis banyak hal, termasuk yang terjadi di tahun 2017, tahun yang bener-bener sayang kalau aku biarkan begitu aja tanpa dikemas dalam tulisan. Semoga bisa ya! Semoga! Mengingat tanggal 23 Januari udh Latsar, semoga ada kesempatan, Aamiin. Postingan pertama dari rangkain postingan yang (mungkin) akan aku buat kedepan adalah tentang goyah. Tahu apa itu 'goyah' ? Secara sederhana aku mendefinisikan goyah sebagai kegagalan untuk berdiri di atas apa yang dipegang dan diyakini. Baik, sejujurnya ala...

My PCOS Diary: Tak Ada Ruang Bagi Makhluk untuk Membuat Kecewa

Image
Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah semenjak pindah ke Surabaya aku merasa semakin bahagia. Kebahagiaan itu mungkin berakibat pada berubahnya hormon di dalam tubuhku. Hal yang mengejutkan tiba-tiba terjadi. Aku telat haid 2 pekan. Masyaa Allah :') Apakah ini giliranku untuk hamil? Apakah benar akhirnya akaku hamil setelah hampir 2 tahun menikah dan total 13 tahun bolak-balik ke dokter kandungan? --- Jantungku berdebar begitu kencang ketika akan tes kehamilan. Apakah benar ada janin yang berada di rahimku? Terlebih akhir-akhir ini aku merasa mudah lapar. Jangan-jangan memang benar aku sedang hamil. Jika benar aku hamil, ini akan menjadi hadiah resign paling indah yang aku dapat.  Setelah perjuangan bertahun-tahun bolak balik dokter kandungan sejak usia 13 tahun, jujur terkadang aku merasa lelah. Maka kehamilan ini akan menjadi hadiah spesial yang tak terlupakan. Bahkan aku telah mencari banyak informasi tentang provider lahiran sebagai antisipasi lahiran yang nyaman dan tanpa ja...

Ayah, Ibu, Mengapa Harus Berpisah?

Image
Bismillahirrahmanirrahim Dulu, ketika masih kecil, aku pernah bertanya dalam hati mengapa bapak ibuku harus berpisah. Saat itu aku hanya punya jawaban bahwa mereka berdua tidak cocok lagi. Tidak cocok lagi? Mengapa bisa demikian?  Kemudian aku tersadar bahwa di muka bumi ini bukan hanya orang tuaku yang berpisah. Banyak orang di luar sana juga mengalami hal yang serupa. Alasannya adalah tidak cocok lagi. Ketika berada di persimpangan --- Sungguh aku baru mengerti hal ini setelah menikah. Pernikahan itu jalan yang sangat panjang. Benar-benar panjang.  Bukan sehari dua hari. Bukan sebulan dua bulan. Kita akan bersama dengan seseorang yang kita nikahi seumur hidup. Dan seumur hidup itu lama. Catat ini: seumur hidup itu lama. Dan tahukah kamu apa yang membuat mempertahankan rumah tangga itu sulit? Yaitu adalah memaklumi dan menerima kekurangan pasangan. Ya, memaklumi dan menerima kekurangan pasangan adalah hal yang sangat sulit sekali. --- Ketika akan menikah kita belum benar-ben...