Posts

Dua Digit dan Sekolah Anak

Image
Bismillahirrahmanirrahim Beberapa hari yang lalu, aku membaca sebuah informasi gaji anak millenials dan harapan gaji mereka ke depan. Takjub dong. Di usiaku, ada yang gajinya gede banget, bahkan dia berekspektasi buat bisa dapet gaji yang lebih gede dari yang dia dapet sekarang. Dibalik semua informasi itu, ada satu hal yang menarik perhatianku, "Pingin suami gajinya dua digit, biar bisa sekolahin anak di sekolah Internasional." Kurang lebih begitu kata salah seorang nitizen. Hmm...baiklah... Jadi begini, dalam prespektifku, tidak ada yang salah dengan harapan si mbak yang pingin punya suami bergaji dua digit biar bisa sekolahin anak di sekolah Internasional, toh itu keinginan mbaknya, dan kita juga ga tau apa alasan kuat mbaknya pingin sekolahin anak di sekolah Internasional, dan keinginan orang lain, belum tentu sama seperti itu. Tetapi, secara surface , ada satu hal mendasar yang mungkin perlu aku ingatkan, khususnya untuk diriku sendiri... ...

Self Therapy

Image
Bismillahirrahmanirrahim Sore ini aku mendadak merasa kesal. Kesal sekali, walaupun aku tidak tahu apa penyebab pastinya. Perasaan kesal seperti ini memang tiap bulan melanda, biasanya datang ketika menjelang haid atau saat haid itu sendiri. Pengaruh hormonal? Mungkin. Jum'at lalu di depan ruang kelasku Tetapi satu yang pasti, di perjalanan pulang, aku jadi berpikir, "Kalau yang kayak gini dipelihara, mau jadi istri dan ibu kayak apa aku ini?" Pikiran itu lambat laun membuat kekesalanku mereda. Self healing. Self Therapy. Aku sedang berusaha mengatur emosi dari setiap letupan yang terjadi. Dan Alhamdulillah, saat postingan ini aku tuliskan, kekesalan itu sudah hilang, dengan izin Allah tentunya. Di lain waktu, bertempat di Masjid GKN I, aku melihat seorang ibu dengan dua anaknya yang masih balita. "Kasihan..." kataku dalam hati. Aku kasihan dengan kedua anaknya yang dibiarkan bermain sendiri sedangkan ibunya sibuk dengan handpho...

Budnus dan Nusa Tenggara Timur

Image
Bismillahirrahmanirrahim Dulu waktu kuliah, di mata pelajaran Budaya Nusantara, aku kebagian budaya Betawi dan Nusa Tenggara Timur. Sungguh, Budnus itu adalah mata kuliah yang seru banget, iya seru, kalau pas jadi penonton, bukan jadi pementas alias penampil. Dulu aku punya kelompok yang super ambis, bayangin, nyewa baju aja ga mau ke salon di deket kampus, nyewanya kudu banget di TMII. Udah gitu nyewa sasando segala, pokoknya all out banget lah. Jujur, aku lebih suka waktu mentasin budaya NTT ketimbang Betawi. Karena NTT adalah something new buat aku, sedangkan budaya Betawi bisa dilihat sehari-hari kala itu karena kampusku ada di lingkungan Betawi. Hasil pentas budaya NTT juga lebih bagus (menurutku) ketimbang budaya Betawi. Pecah banget lah pokoknya waktu itu. Dan jujur, dalam lubuk hati terdalam aku pernah bilang... "Boleh dong suatu hari aku bisa nginjekin kaki ke NTT...Mau liat secara langsung." Dan yaaa... Here I am! Aku ada di Nusa Tenggara Timur...

Akhir Pencarianku

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hula! udah lama ya ga nulis di sini hehe Ternyata kangen juga buat nulis ini setelah sekian purnama pergi. Baiklah, beberapa hari ini memang hetic sekali sehingga susah buat menyempatkan waktu untuk menulis di blog. Ini pun aku tulis karena lagi senggang menunggu antrian di puskesmas. Terlalu pagi untuk mengantri Well ...sebagai postingan pertama di bulan Oktober ini, ada satu hal penting yang mungkin perlu diingat :') Tahun lalu, bulan-bulan ini, masih jadi anak cengeng Ciawi haha. Kalau membuka lagi chit-chat sama temen-temen waktu itu, rasanya dulu depresi banget ya aku, sampai cari-cari acara kesehatan mental kemana-mana, dan tahun lalu bulan-bulan ini, rasanya, sembuh itu adalah hal yang sulit dilakukan. Tapi kenyataanya... dengan pindah dari Jabodetabek, mulai kehidupan baru di Bali, punya teman baru, lingkungan baru, semuanya berangsur membaik, Alhamdulillah... Aku masih ingat sekali, gimana tahun lalu kemana-m...

Demonstrasi dan Hal yang Dilupakan

Image
Bismillahirrahmanirrahim Sejujurnya ingin diam saja, tetapi lama-lama, ngga tahan juga buat ngga menyampaikan tentang ini. Baiklah, kalau mau baca, bacalah sampai akhir, jangan baca setengah-setengah. Semoga Allah melindungi negeri kita ini. Diambil hari Ahad lalu, di antara Surabaya-Bali, ketika suasana hati belum seperti hari ini Coba renungkan Sebelum membaca cerita di bawah, aku ingin bertanya apakah dengan jalan demonstrasi yang mana sudah pasti ada ikhtilat laki-laki dan perempuan dan mungkin saja keluar kata-kata buruk atau perbutan buruk yang terpancing karena emosi jiwa muda dan mungkin saja meninggalkan shalat tepat pada waktunya apakah dengan cara itu Allah ridha? apakah dengan cara itu perbaikan dilakukan? terlebih bagimu wahai perempuan, apakah secara fitrah kamu setuju bahwa kamu ikut turun ke jalan? Dalam Islam kamu dimuliakan, kamu dilindungi, tempatmu bukan di jalanan. Padahal kita tahu ada cara yang lebih baik, yaitu dengan s...

Berita A1

Image
Bismillahirrahmanirrahim "Ma, kamu orang mana?" "Surabaya" "Lha? serius? Ga keliatan kalau kamu orang Surabaya." --- Dialog di atas beberapa kali pernah terjadi. Tidak menyangka bahwa aku orang Surabaya. Malah pernah ada yang bilang, "Mbak Rahma, kamu terlalu lembut buat jadi orang Surabaya." Hmm...baiklah, mungkin benar, kalau pas ga lagi ngobrol sama sesama orang Surabaya. Tapi sesungguhnya, mereka ngga tau aja, kalau bahasa Suroboyoan -ku udah keluar, pasti ga akan bilang kalau aku lembut, hehe. Hampir dua pekan laku, waktu nyobain MRT  Dan tiba-tiba sampai di sini Apa pentingnya menulis hal seperti ini di blog? Penting, sebagai pengingat untuk diriku sendiri. Bahwa yang namanya missunderstanding itu sering terjadi. Bahwa dugaan dan asumsi itu kadang jauh dari kenyataan. Dan bahwa, jangan mudah percaya pada kabar yang dibawa oleh orang lain. "Mbak, kamu anak Akuntansi ya?" tanya seorang pesert...

My PCOS Diary: Tinggal Menjalani

Image
Bismillahirrahmanirrahim "Mbak nanti aku boleh ikut masuk ruang dokter ngga?" tanya Nca, "Iya boleh Nca," jawabku. Pertanyaan yang dilontarkan Rizka Auli Maulidina a.k.a Nca kepadaku di suatu sore setelah aku memintanya mengantarku ke suatu rumah sakit terdekat. Wait ...rumah sakit? Lagi sakit? Alhamdulillah tidak, selama diklat ini aku sehat wal 'afiat . Hanya saja aku perlu menuju rumah sakit karena kecerobohanku sendiri. Yaitu obat hormonku yang hilang menjelang keberangkatanku ke Jakarta beberapa hari yang lalu. "Dok...obat saya hilang, saya posisi sedang di Jakarta, saya mau beli obat lagi tapi ditolak oleh apotek karena harus bawa resep, ada saran?" pesanku kepada dr.Naivah hari Ahad lalu melalui WA. Entah bagaimana, aku rasa dokter sedang tidak fokus membaca pesan, walhasil dokter menjawab bahwa tidak apa-apa minum hanya enam hari saja (sebelum obat hilang). Karena sudah dibilang demikian, maka aku santai saja, tidak khawatir bah...

Yang Menjaga dan Yang Terjaga

Image
Bismillahirrahmanirrahim Setelah 15 hari vakum dari menulis di blog, rasanya ada banyak ide di ubun-ubun kepalaku yang ingin dituang di sini agar tidak mengendap dan hilang. Pun juga rasanya ada banyak hal yang ingin aku ceritakan dalam 15 hari kebelakang ini, ah tetapi tidak. Tidak semua hal harus diceritakan. Tidak semua ide dan pendapat harus dibaca orang lain. Ada hal yang cukup menjadi milikku saja dan biar mengendap di lubuk dasar ingatanku. --- Postingan ini aku tulis di Jakarta Selatan, hampir jam 5 sore, setelah Pelatihan. Aku harap tidak ada yang akan berkata, "Yaampun Rahma diklat lagi!" karena memang jatah tiap pegawai BDK DPS untuk diklat tiap tahun adalah tiga kali (walau tahun ini aku mendapat jatah empat kali). Postingan ini terinspirasi dari sesuatu yang aku baca di laman facebook. Coba baca ini Ekstrim? Tidak menurutku. Itu adalah hal yang wajar. Definisi yang menjaga hanya mau dengan yang terjaga. Baiklah sejujurnya seba...

Sombong

Image
Bismillahirrahmanirrahim Siang ini waktu les jahit, kak Annisa ngasih banyak PR buat diselesein sendiri. Mulai dari semi obras, penyelesaian lengan, penyelesaian, kerah, dan terakhir jangan lupa disetrika. Segala puji hanya milik Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna Sesi jahit kali ini cukup menguras emosi jiwa karena belum terbiasa pakai sepatu semi obras. Trust me , kamu baru akan bisa menghargai sebuah baju ketika kamu sudah belajar jahit. Dibalik baju yang kamu pakai, ada detail-detail yang berusaha diselesaikan oleh seorang penjahit. My sewing machine Sore harinya ketika mau nyicil PR jahit, jarum jahitku patah. Waktu dipasang yang baru dan mulai jahit lagi, jarum yang baru juga hampir patah. Kayaknya gara-gara kurang pas gitu nempatin sepatu semi obrasnya. Kabar baiknya adalah aku ngga punya cadangan jarum lagi. Tadinya aku berpikir, "Baiklah, mungkin emang ga boleh ngejahit dulu sore ini, ada hal lain yang harus dilakuin." ...

Membenci Hal Baik

Image
Bismillahirrahmanirrahim "Semoga nanti kalau kita ketemu lagi, kamu udah kurusan ya," ucapku kepada salah seorang teman seangkatan kuliah yang jadi peserta PTPD. "(ketemu) di DIV ya," jawab dia. "Enggak, itu mah kamu aja." --- Hari ini adalah hari terakhir PTPD Angkatan I. Hari ini juga hari terakhir aku jaga ujian mereka. Entahlah. Kadang aku berpikir, dari sekian ribu anak STAN, kenapa ketemunya sama mereka-mereka ini. Ada yang dulu waktu kuliah udah kenal, dan ada juga yang baru kenal karena mereka jadi siswa PTPD. Aku yang penempatan BDK Denpasar dengan wilayah kerja Bali, NTB, dan NTT, dipertemukan dengan mereka yang penempatan Bali, NTB, dan NTT. Siang ini waktu istirahat nyempetin pulang ke mess dan disambut oleh si nyonya yang lagi hamil "Ketemu lagi ya mbak Insyaa Allah, kamu lah yang (gantian) main ke Kupang," kata salah seorang temen seangkatan yang juga siswa PTPD hari ini selesai penutupan. Sedih rasanya ...