Posts

Too Old to Have Children?

Image
Bismillahirrahmanirrahim Aku pernah berpikir apakah aku nanti akan terlalu tua untuk punya anak. Pikiran ini muncul ketika aku dapati orang-orang menyarankan untuk punya anak di usia muda agar gap usia dengan anak tidak terlalu jauh.  Wait , memangnya mengapa kalau gap usianya jauh? Mereka mengatakan bahwa gap usia yang semakin jauh akan membuat dunia kita dan anak semakin berbeda. Karena gap usia yang jauh membuat kita dan anak semakin berbeda generasi. Selain itu, jika terlalu tua punya anak, kita akan kesusahan ketika anak sedang aktif lari kesana kemari. Secara, tubuh kita sudah semakin lemah sehingga tidak bisa bermain bersama mereka sepanjang hari. --- Entahlah, aku rasa, ketakutan kita akan sesuatu yang kita nanti itu terjadi karena kita tidak tahu harus berapa lama menunggu. Dulu, aku depresi berat di usia 22 tahun karena tidak tahu kapan jodohku datang. Aku tidak tahu berapa lama harus menunggu sehingga pikiran-pikiran negatif datang menyerangku. Aku takut jadi perawan tu...

Sebuah Refleksi bagi Seorang Pengajar

Image
Bismillahirrahmanirrahim Pagi ini, barangkali memang tidak seperti biasanya. Aku yang biasanya bisa sabar ketika murid lupa kaidah, jadi agak kecewa ketika mereka ditanya tetapi tidak bisa menjawab. Bukan apa-apa, aku merasa kaidah yang aku tanyakan ke mereka adalah hal yang sudah berulang kali aku sampaikan. Lalu, mengapa ketika ditanya berulang kali mereka tidak bisa menjawabnya? Wisuda Maret 2023 yang lalu Sepertinya aku perlu melakukan refleksi diri. Barangkali ketidakpahaman mereka adalah cerminan dari kesalahan atau dosa yang aku lakukan. Siapa sih guru yang ingin muridnya tidak paham? Aku rasa semua guru akan sedih luar biasa ketika muridnya sulit memahami pelajaran. Namun, di sini lah letak refleksinya. Adakah dosa dan kesalahanku ikut mengambil peran dalam ketidakpahaman mereka. Bisa jadi karena dosaku, ilmu itu sulit sampai. Atau bisa jadi karena kesalahanku, Allah menguji aku dengan murid-murid yang enggan murajaah hingga tidak paham dengan apa yang aku sampaikan. Aku jadi ...

Parenting Delusion: Hal yang Dianggap Ilmu Parenting, padahal Bukan

Image
Bismillahirrahmanirrahim Dalam era keterbukaan informasi, seringkali kita tak kesulitan untuk mencari informasi yang kita inginkan. Namun, kita kesulitan menyaring informasi hingga membuat penuh pikiran. Hal ini berlaku dalam segala hal. Parenting salah satunya. Belajar parenting adalah bentuk pertanggungjawaban yang kita siapkan kepada Allah atas amanah yang barangkali tak lama lagi akan kita emban. Namun ternyata, di zaman ini, terlalu banyak informasi membuat kita juga sering hilang arah hingga tak terkoneksi kembali dengan diri kita yang seutuhnya. Kita sulit menetapkan batasan yang memang menjadi kebutuhan kita. --- Berikut ini adalah penjelasan tengang Parenting Delusion dari Ustadz Abdul Kholiq hafidzahullah. Ustadz Abdul Kholiq merupakan salah satu ustadz Ahlussunnah wal Jama'ah di Semarang.  Beliau adalah seorang praktisi pendidikan yang saat ini mengampu di Sekolah Karakter Imam Syafi'i (SKIS) Semarang. Saat ini beliau menjadi pengisi kajian parenting di Radio Mutiar...

Idul Adha yang Begitu Istimewa

Image
Bismillahirrahmanirrahim Ketika kecil, aku tidak memandang Idul Adha sesitimewa Idul Fitri. Mengapa? Mungkin karena dulu ada bias yang tidak aku pahami tentang hari raya umat Islam. Iya, aku sekolah di SD Islam yang qadarullah SD ku condong pada tradisi. Selain Idul Fitri dan Idul Adha, kami diajarkan untuk merayakan Maulid Nabi, Isra Mi'raj, Tahun Baru Islam, dll. Bagiku kala itu, Idul Adha sama seperti perayaan lain selain Idul Fitri. Tidak terlalu istimewa karena sungguh kami tidak diajarkan keistimewaan apa yang ada pada Idul Adha. Satu-satunya hal yang membuat Idul Adha istimewa bagiku saat itu adalah karena makan daging. Iya, momen Idul Adha adalah momen makan daging yang bagiku kala itu momen ini begitu indah karena dari yang kaya sampai yang miskin semuanya bisa makan daging. Jujur saja, aku dulu tidak tahu bahwa hari raya umat Islam hanya ada dua, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Aku tidak tahu bahwa selain itu maka tidak perlu dirayakan sebagaimana yang diajarkan oleh SD ...

Catatan Hati tentang Fun Arabic Academy

Image
Bismillahirrahmanirrahim Cita-citaku adalah pengajar. Begitu yang aku sadari sejak duduk di bangku SMA. Walau dulu ketika SMA aku sangat pelit dan jarang mau berbagi ilmu dengan teman-teman yang lain karena takut tersaingi, tapi jauh dari lubuk hati yang terdalam, aku tahu bahwa mengajar adalah panggilan jiwaku. Uniknya aku harus lewat STAN dulu untuk tahu aku mau mengajar apa. Alih-alih jadi pengajar Akuntansi atau Ekonomi seperti prediksi teman-teman kuliahku, aku kini mengajar Bahasa Arab. Hal yang sangat tidak terpikir olehku dulu. Jujur, ketika awal mengenal manhaj salaf di STAN aku memang sedih karena telah meninggalkan UGM. Bagaimana tidak sedih? UGM adalah pusat kajian sunnah bahkan sampai hari ini. Ustadz Firanda pun yang akhirnya kuliah di Universitas Islam Madinah mengenal manhaj salaf dari UGM. Namun, kalau dulu aku tidak melalui fase hidup di STAN, mungkin aku tidak punya skill mengajar seperti hari ini. Perjalanan hidup ini unik sekali memang kalau dipikir-pikir. Dan ten...

Agar Ujian Terasa Lebih Ringan

Image
Bismillahirrahmanirrahim Dulu ketika masih tinggal di Bali dan awal-awal Covid, aku sempat merasakan sesak nafas yang mana jarang aku rasakan sebelumnya. Mengingat saat itu tempat tidur di rumah sakit di Bali sudah semakin menipis karena pasien Covid membludak, aku jadi begitu panik. Tanpa pikir panjang aku dan suami mencari tempat swab hari itu juga dan tidak peduli berapa pun harganya ((ciee masih punya banyak uang xixixixi)) Biaya swab ini relatif mahal. Sekitar 5jt untuk dua orang atau 2.5jt untuk satu orang. Maklum, saat itu baru awal-awal Covid. Tidak banyak pilihan untuk melakukan swab kala itu.  Ketika mengantri giliran 'tusuk lubang hidung' aku gugup luar biasa. Jujur saja, aku sangat takut ditusuk. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya lubang hidung ditusuk-tusuk seperti itu.  Karena takut, aku mempersilahkan suamiku ditusuk duluan. Suamiku punya toleransi rasa sakit yang tinggi. Jadi seharusnya dia tidak akan begitu merasakan sakit ketika ditusuk. Ketika di...

Kita Semua Ingin Diterima

Image
Bismillahirrahmanirrahim Apa yang membuat kita bertahan dan merasa nyaman berada dalam sebuah komunitas atau lingkungan? Bagiku jawabannya adalah karena adanya penerimaan. Penerimaan membuat kita merasa dihargai dan merasa selaras. Iya, kita semua ingin diterima. Penerimaan adalah hal yang begitu berharga bagi orang dewasa. --- Sebaliknya, apa hal yang membuat kita ingin pergi dan lari dari sebuah kelompok atau arus kehidupan? Bagiku jawabannya adalah karena tidak adanya penerimaan. Ketika kita berselisih dengan seseorang, kita akan menjauh darinya. Berusaha tak berjumpa dengannya dan lari dari kehidupannya. Mengapa? Karena kita tidak diterima. Kita merasa tidak nyaman ada di sana. Choose people who choose you Semakin dewasa aku semakin mengerti bahwa penerimaan adalah nikmat yang luar biasa. Penerimaan membuat kita merasa berat ketika akan meninggalkan. Hal yang sangat aku rasakan ketika harus meninggalkan Jakarta dan Bali. Ternyata rasa berat itu muncul karena aku merasa 'diter...

Harus Bersama Laki-laki

Image
Bismillahirrahmanirrahim Rasa aman. Barangkali inilah yang akan selalu perempuan cari. Hari ini setelah menghadiri acara di Rumah Belajar Pejaten Barat, suamiku mendadak tidak bisa ikut ke Blok M karena sakit. Kami yang tadinya mau menginap di masjid jadi memutar otak agar suamiku mendapat tempat yang nyaman untuk istirahat. Alhamdulillah, kami mendapat hotel Red Doors yang dekat dengan Blok M. Setelah sampai di hotel dan suamiku bisa istirahat dengan nyaman, dia memperbolehkanku berangkat kajian. Pukul 16.02 WIB aku berangkat kajian ke blok M yang jaraknya kurang lebih 1 km dengan jalan kaki karena aku tidak mau digonceng abang gojek. Berjalan sendiri di sore hari tidak menjadi masalah bagiku. Sekitar 20 menit sejak aku meninggalkan hotel, aku duduk di blok M menunggu kajian mulai. Kajian kali ini cukup seru karena bertemu Ulfa, Arifah, dan Kak Mia. Aku juga bertemu Kak Riska untuk pertama kalinya. Namun, ketika malam datang dan kajian bubar, rasa takut tiba-tiba menyergapku. Padahal ...

05 - Pendidikan Anak Usia 10-Baligh: Kiat Praktis Menemukan Bakat

Image
Bismillahirrahmanirrahim Masih bersama Ustadz Abdul Khaliq hafidzahullah. Seorang praktisi pendidikan bermanhaj salaf yang memiliki Sekolah Karakter Imam Syafi'i (SKIS). Setelah sebelumnya kita membahas tentang masa emas pendidikan karakter bakat di pertemuan  sebelumnya , kali ini kita akan membahas tentang Kiat Praktis Menemukan Bakat. --- Bakat adalah jalan untuk menempuh visi hidup seseorang, jalan untuk menemukan peran sebagai khalifah di muka bumi. Dia bisa memberikan kebermanfaatan yang besar apabila ia beramal sesuai bakat yang dimilikinya.  Ibnu Qayyim rahimahullah  mengatakan, "Hendaknya orang tua memperhatikan keadaan anaknya. Hendaknya orang tua mengetahui bakat apa yang dimiliki anaknya. Dan hendaklah orang tua mengetahui potensi yang terpendam dalam diri anaknya. Maka dengan itu orang tua akan mengetahui bahwa untuk bidang itulah anak diciptakan oleh Allah Ta'ala.  Maka hendaklah orang tua tidak membebani anak selain bakatanya itu (selama bakat tersebut...

Membangun Memori

Image
Bismillahirrahmanirrahim Menuju 4 tahun pernikahan dan belum punya momongan, ada begitu banyak realita kehidupan yang menjadi sebab syukur tak berkesudahan. Bahwasanya kami memang diberi waktu untuk lebih dekat satu sama lain. Diberi waktu untuk membangun bonding dan menyatukan pikiran. Jujur, aku tidak tahu bagaimana jadinya jika orang yang sebelum menikah tidak pacaran seperti kami langsung diberi anak. Belum selesai membangun ikatan sebagai pasangan halal, sudah harus mengurus buah hati yang akan menyita perhatian. Aku tak mengatakan bahwa punya anak itu merepotkan, tetapi realitanya ketika anak hadir, perhatian kepada pasangan akan semakin berkurang. Istri repot mengurus bayi yang setiap detik membutuhkan kehadirannya. Pun juga suami semakin sibuk mencari rezeki yang halal karena kewajiban menfakahi semakin besar. Esensi sebagai pasangan hidup yang saling mengisi jiwa dan relung hati sering kali terabaikan karena keharusan memenuhi tiap-tiap kewajiban. --- Masa itu mungkin akan dat...