Posts

Showing posts with the label Family Time

Bersafarlah agar Mendapat Banyak Pelajaran

Image
Bismillahirrahmanirrahim Safar itu tidak mudah. Dan dari safar kita akan mendapat banyak pelajaran.  Demikianlah mungkin yang bisa aku simpulkan dari perjalanan kemarin. Dengan berbagai nikmat dan ujian yang Allah pergilirkan, rasanya terlalu sayang jika tidak aku rekam jejaknya di sini. Menyiapkan amunisi di kereta Our first stop: Perpusnas Kami berangkat naik kereta malam. Perjalanan sekitar 10 jam dengan memesan hanya dua kursi karena Hafshah under age untuk dapat kursi sendiri. Perjalanan kali ini membuat kami shalat Subuh di kereta. Membuat aku paham pelajaran pertama. Aku mengantri dengan beberapa anak muda. Sepertinya mereka adalah mahasiswi LIPIA. Aku belum bisa memastikan karena tidak bertanya. Namun, kalau bukan LIPIA mungkin kampus Islam lain di Jakarta. Yang membuat aku merenung adalah karena sepertinya mereka safar tanpa diantar orang tua. Yang artinya mereka safar tanpa mahram. Baik, aku tidak akan menghakimi orang di sini. Barangkali orang tuanya tidak punya dana le...

Ketika Kamu Tidak Punya Uang Tetapi Allah Menolongmu

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hai, postingan ini aku tulis pukul 23.00 WIB di Kereta Kertajaya. Kereta yang membawaku dan keluargaku ke Jakarta. What? Jakarta? Mengapa tiba-tiba sekali? Jujur aku juga bingung. Rencana ke Jakarta ini sangat mendadak. Kemarin malam aku mendapat WA yang membuat aku kaget. Ada acara yang aku nantikan jawabannya hari Jum'at, 21 Agustus 2026 di Jakarta Selatan. Apa? Jakarta Selatan? Haruskah aku ke Jakarta? Apakah Lopi mau diajak ke Jakarta di hari kerja? Bisakah ini diwakilkan saja? Biaya ke Jakarta juga ga murah lho. Dua buku Hafshah yang kami bawa di perjalanan sebagai pengingat bagi kami Namun, setelah aku renungkan dalam waktu beberapa jam (karena kalau beneran mau ke Jakarta harus bilang ke Lopi pagi ini), aku memutuskan ingin berangkat karena siapa tahu inilah salah satu jawaban dari doa yang sering aku panjatkan. Walau sulit dan dana sangat tipis karena baru saja membayar uang semester depan untuk kuliah IOU, aku mengingat betapa banyak pertolongan A...

Things I Learned from My Twenties

Image
Bismillahirrahmanirrahim Sebenarnya judul tulisan ini adalah "Hal yang aku pelajari dari usia 20-an dan baru aku sadari di usia 30-an".  Namun, sepertinya terlalu panjang sehingga demikianlah judul yang aku pilih.  Jadi, mengapa aku menulis ini? Karena aku ingin menjadi orang yang lebih baik. Agar ketika aku butuh diingatkan, aku bisa kembali lagi ke sini untuk memahami konteks kehidupan ini. So, here we go! We're now living at the time we'll miss someday Satu Idealis Boleh, Tapi Kamu Akan Diuji dengan Keidealisan Itu Aku tidak tahu cara mengungkapkannya, tetapi kurang lebih begini maksudku. Di usia 20-an aku sangat idealis bukan? Aku resign dari PNS karena tidak ingin ikhtilat. Aku resign karena takut di-adzab Allah karena aku bekerja kantoran padahal ada yang menafkahi aku. Dan aku saat itu sangat yakin bahwa Allah pasti menolong aku karena aku sudah berusaha menjadi hamba yang taat. Oke, di satu sisi idealis itu memang harus. Namun, mungkin aku tidak menyiapkan di...

Adik Kecil Kehilangan Ayahnya

Image
Bismillahirrahmanirrahim Ada seorang anak kecil yang kehilangan bapaknya baru-baru ini. Bapaknya mencuri ayam lalu dihakimi warga hingga meninggal dan dia histeris melihat jenazah sang bapak. Rasa ibaku muncul. Hai adik kecil, kamu mengingatkan aku pada diriku sendiri ketika kecil. Aku yang tumbuh tanpa sosok bapak. Bedanya, bapakku masih ada di dunia tetapi tidak hadir membersamaiku hingga detik ini. Anak kecil berhak bahagia di masa kecilnya Tiba-tiba ada air mata yang aku rasakan. Ternyata luka itu sangat dalam. Luka tidak tumbuh bersama sosok yang melindungi. Yang kemudian memaksa aku untuk harus tegak sendiri karena tidak ada laki-laki dewasa yang membelaku ketika aku disakiti. Bahkan, ada orang yang memanfaatkan ketidakhadiran laki-laki dewasa itu dengan sengaja melukaiku. Mungkin dia merasa aman karena tidak akan ada yang membelaku. Bagian ini akan sangat sulit aku ceritakan. Aku tidak bisa membalasnya di dunia. Namun, aku yakin Allah akan memberi dia hukuman yang setimpal di a...

Ruang Aman bagi Emosi Hafshah

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hai blog! Sudah menjelang pukul 12 malam di sini dan aku tidak bisa tidur. Akhir-akhir ini aku sedang mengalami fase yang begitu rumit di pikiranku sehingga aku ingin menumpahkan sebagiannya ke sini. Kalau kamu ingat, aku pernah cerita bahwa aku pernah menangis di hadapan suamiku karena merasa tidak menjadi apa-apa yang pernah aku ceritakan  di sini , di satu sisi aku memang sedih karena jalan cerita hidupku belum seperti yang aku inginkan, tetapi di sisi lain aku bangga karena aku bisa mengenali emosiku, membahas traumaku, dan tidak menghakimi perasaan yang muncul dari kejadian yang aku alami. Berusaha melakukan yang terbaik untuk tumbuh kembang Hafshah Pagi ini pun aku sedang mengalami duka yang sama. Kembali teringat bahwa aku belum bisa S2 LN seperti yang aku inginkan padahal aku punya potenisnya. Kembali menangis ketika menyadari bahwa aku saatini bukan siapa-siapa dibanding teman-temanku yang lain. Namun, aku harus bersyukur punya suami yang mau mend...

Tujuh Tahun yang Lalu

Image
Bismillahirrahmanirrahim Memasuki tahun ke-7 bersama Lopi, aku jadi semakin paham kenapa jodohku dia. Dulu, di bulan Agustus 2019, ada seorang teman kuliah yang datang menemui ibuku karena hendak melamarku. Dia datang jauh-jauh seorang diri untuk memperkenalkan diri dan mengajukan niat baiknya. Namun, ibuku masih berat menerima dia karena lokasinya yang jauh. Masih pulau Jawa memang, tetapi saat itu kondisinya kakakku masih di Poso dan ibuku tidak ingin aku jauh dari rumah karena tinggal aku yang bisa diharapkan untuk mendekat ke Surabaya. Kondisiku saat itu sudah ditahap: mana yang dipilih oleh ibuku maka itulah yang akan aku pilih. Aku sudah tidak peduli apakah aku suka dengan orangnya atau tidak. Apakah orangnya sesuai kriteriaku atau tidak. Yang penting ibuku setuju, ya itulah yang akan aku pilih. She is so brave Masyaa Allah Mengapa bisa aku sampai seperti itu? Kalau kalian baca blogku di jaman-jaman itu, kalian akan paham bahwa aku sudah di titik lelah mencari jodoh. Lelah patah...