Posts

Showing posts with the label Look for Gold

The Sad Truth about Living Comfortably as Civil Servant: Guilty

Image
Bismillahirrahmanirrahim Kemarin aku COD emas di salah satu hotel di Surabaya. Kali ini customerku sebenarnya tinggal di luar kota tetapi dia sedang ada penugasan di Surabaya. Hotelnya bagus Masyaa Allah. Rasanya sudah lama sekali tidak merasakan atmosfer hotel seperti ini. Atmosfer hotel ini mengingatkan aku pada kehidupanku di tahun 2019-2020, masa-masa aku baru bekerja sebagai PNS yang mana aku sering dinas luar dari Bali ke Jakarta. Naik pesawat Garuda, meningap di hotel ternama, dan mendapat fasilitas mewah lainnya. Apakah ada yang salah dengan itu semua? Secara dhahir tidak ada yang salah. Aku beragkat dinas luar sungguhan, tidak ada ketentuan yang aku langgar, dan tidak ada biaya yang aku rekayasa. Semua sesuai prosedur dan bahkan beberapa hal langsung disediakan oleh pihak kepegawaian.  Namun, secara batin, aku merasa ada yang salah. Iya, aku merasa ada yang salah. Karena gambar tiket Garuda ada jariku, kita upload yang tidak ada jariku saja Perasaan salah ini muncul seiri...

Inti dari Bisnis adalah Tauhid

Image
Bismillahirrahmanirrahim Hello everyone! Ingin rasanya cerita tentang perjalanan membangun bisnis ini. Utamanya tentang pelajaran apa saja yang aku dapat sejauh ini. Karena jika tidak pernah ditulis, pengalaman ini mungkin akan hilang begitu saja dan tidak bisa dipelajari oleh anak cucuku nanti. So here we go! Sebuah pelajaran berharga di hari itu: tulis di WA customer dulu sebelum COD Aku tu orangnya gampang insecure. Gampang ovt. Dan hal ini tentu terbawa dalam urusan membangun usaha ini. Contoh, ketika aku merasa ada yang kurang dari pelayanan kami, aku auto mikir, "Kayaknya customernya kapok deh beli di aku huhu." Atau ketika gara-gara satu dan lain hal customer jadi tahu pedagang lain dari aku, aku langsung mikir, "Kayaknya customernya nanti bakalan beli di pedagang itu dan ga beli di aku hiks." Atau ketika aku mendapat customer-customer dari luar kota/pulau, tentu aku berpikir, "Paling aku ini hanya jembatan pertama mereka dalam membeli emas, kali kedua d...