Toilet Training: Pengaruh Buku Bacaan
Bismillahirrahmanirrahim Halo, kembali lagi di edisi Toilet Training. Jadi, setelah sebelumnya Hafshah bisa mengatakan "Hafshah mau pup" di tanggal 20 Juni 2026 sebagaimana telah aku ceritakan di sini, kali ini aku ingin bercerita tentang hal lain yang kami usahakan untuk proses toilet training ini. Saat tulisan ini aku buat, Alhamdulillah semua rekaman kelas sudah aku dengarkan dan ternyata toilter training itu memang sekompleks itu. Aku jadi paham bahwa memang alur yang benar adalah anak disapih dulu baru kemudian toilter training. Mengapa? Karena dalam proses penyapihan anak akan belajar bahwa dirinya beda individu dengan ibunya yang kemudian dia belajar punya otonomi. Toilet training mau tidak mau membutuhkan kesadaran anak bahwa dirinya kebelet. Kesadaran inilah yang butuh dibangun agar anak bisa memahami apa yang terjadi di dirinya dan kemudian mengkomunikasikan ke orang tuanya agar membawanya ke kamar mandi. Hafshah tidur di gendongan Panas + bayar hutang puasa...