Bimbingan Praktis dalam Mendidik Anak (Muqaddimah Bagian 1)

Bismillahirrahmanirrahim

Pertemuan kedua ini akan aku bagi menjadi dua postingan.

Mengapa?

Pertama karena banyak sekali faedah dari pertemuan kedua ini,

dan yang kedua, agar membacanya tidak bosan.

Baca sampai habis ya! Supaya ilmunya bermanfaat dan ngga setengah-setengah.




Pertemuan ini membahas muqaddimah buku.

Mengapa muqaddimah perlu dibahas?

Karena darinya kita bisa paham mengapa dan bagaimana buku tersebut ditulis.

---
๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ


ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ุงู† ุงู„ุฑุญูŠู…
ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†، ูˆ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆ ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฃุดุฑู ุงู„ู…ุฑุณู„ูŠู† ูˆ ุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆ ุตุญุจู‡ ุฃุฌู…ุนูŠู† ูˆ ุจุนุฏ

Segala puji hanyalah milik Allah Pemelihara Semesta Alam. Sholawat dan Salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Rasul termulia (Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… ) dan juga kepada keluarga dan juga kepada keluarga dan segenap sahabat beliau. Wa ba’d:

Muqaddimah ini diawali dengan
 ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ุงู† ุงู„ุฑุญูŠู…

Mengawali dengan hal tersebut merupakan adab tarbawi, adab pendidikan yang tinggi, yang pertama kali Allah ajarkan kepada umat ini.

Mengapa penulis mengawali dengan lafadz tersebut?

๐Ÿƒ Mencontoh Al-Qur'an karena seluruh surat (selain surat At Taubah) diawali dengan Bismillah;

๐Ÿƒ Mencontoh apa yang dilakukan oleh para Nabi & Rasul dan juga meniru 'ulama Salafush Shalih;

๐Ÿƒ Bertabaruk (mencari berkah) dengan nama Allah ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆ ุชุนู„ู‰.

---
๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป

Mengawali tulisan dengan lafadz "Bismillah" mengandung pembelajaran akan nama Allah.

'Ulama berbeda pendapat, apakah lafadz "ุงู„ู„ู‡" meruapakan isim jamid atau isim musytaq.

Pendapat yang lebih rajih, lafadz "ุงู„ู„ู‡" merupakan isim musytaq, lafadz tersebut berasal dari kata ุฅِู„َู‡ُ yang memiliki makna ุงู„ู…َุนْุจُูˆْุฏُ (yang disembah).

---

Menggunakan lafadz "Bismillah" merupakan adab yang tinggi

dan adab yang paling tinggi adalah adab kepada Allah ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆ ุชุนุงู„ู‰ .

Dengan lafadz ini, kita memohon keberkahan dan pertolongan dari Allah karena akal manusia tidak menjamin keselamatan.

---

Penggunaan lafadz "Bismillah" telah dicontohkan oleh Nabi terdahulu. Contohnya adalah Nabi Nuh ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุณู„ุงู….


ูˆَู‚َุงู„َ ุงุฑْูƒَุจُูˆุง ูِูŠู‡َุง ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ู…َุฌْุฑَุงู‡َุง ูˆَู…ُุฑْุณَุงู‡َุง ۚ ุฅِู†َّ ุฑَุจِّูŠ ู„َุบَูُูˆุฑٌ ุฑَุญِูŠู…ٌ

"Dan Nuh berkata: "Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya". Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." [QS. Huud: 41]


Contoh lain adalah Nabi Sulaiman.

Nabi Sulaiman menulis surat kepada Ratu Bilqis yang saat itu menyembah matahari.

ุฅِู†َّู‡ُ ู…ِู†ْ ุณُู„َูŠْู…َุงู†َ ูˆَุฅِู†َّู‡ُ ุจِุณْู…ِ ุงู„ู„َّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َٰู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠู…ِ

"Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang." [QS. An Naml: 30]

Dengan menggunakan lafadz "Bismillah", kita menjadikan Allah sebagai yang pertama disebut.

---
๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป

"Ar Rahmaan Ar Rahiim"

Ar Rahmaan adalah sifat khusus milik Allah semata sehungga tidak boleh menggunakan nama "Rahman" bagi seorang anak jika tidak didahului nama "Abdu" (Abdurrahman).

Ar Rahmaan artinya Allah merahmati makhluknya tanpa terkecuali, baik yang beriman maupun tidak.

Ar Rahiim adalah sifat kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang beriman.

---

Lafadz ini, mengajarkan kita akan tauhid Asma' wa Sifat.

Dengan lafadz ini, kita mengajarkan kepada anak tentang rahmat Allah sebelum menjelaskan yang lainnya.

Bahwasanya rahmat Allah mendahului murka-Nya.

Hal tersebut juga sebagai pembelajaran kepada kita bahwa dalam pendidikan, kita harus mendahulukan rahmah (kelemahlembutan).

---
๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

Segala puji milik Allah, Rabb semesta alam.

๐ŸŒป๐ŸŒป๐ŸŒป

ุงู„ุญู…ุฏ (Alhamdu)

merupakan pujian yang hanya boleh ditujukan kepada Allah.

Merupakan pujian yang berangkat dari cinta.

---

ุฑَุจّ (Rabb)

Makna Rabb ada tiga:
1) ุฎุงู„ู‚ (Pencipta)
2) ู…ุงู„ูƒ (Yang merajai) / ู…ู„ูƒ (Yang memiliki)
3) Pengatur

ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู† (Al 'alamiin)

adalah segala sesuatu selain Allah.

Maka ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู† maknanya:
Allah adalah pencipta, yang merajai, yang memiliki, dan pengatur alam semesta.

---

๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

ูˆ ุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆ ุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฃุดุฑู ุงู„ู…ุฑุณู„ูŠู†

Shalawat dan salam untuk Rasul yang paling mulia (Nabi Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู…).


ุฃُูˆู„َٰุฆِูƒَ ุนَู„َูŠْู‡ِู…ْ ุตَู„َูˆَุงุชٌ ู…ِู†ْ ุฑَุจِّู‡ِู…ْ ูˆَุฑَุญْู…َุฉٌ ۖ ูˆَุฃُูˆู„َٰุฆِูƒَ ู‡ُู…ُ ุงู„ْู…ُู‡ْุชَุฏُูˆู†َ

"Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." [QS. Al Baqarah: 157]

Makna shalawat:
๐Ÿ’ขJika dilakukan oleh Allah, maknanya adalah pujian Allah kepada Nabi Muhammad,

๐Ÿ’ขJika dilakukan oleh makhluk (contoh manusia dan malaikat), maknanya adalah do'a.


---

Bersambung...


Comments

Popular posts from this blog

Resign untuk Kedua Kalinya

Bukan Sekedar Pindah ke Kontrakan

Parents Live Talk: Regulasi Emosi Ibu bersama dr. Pinansia Fiska Poetri

Sistem Sekolah: Dulu Tidak Ada Yang Memberitahu Aku Tentang Ini

Belajar dari Senior Homeschooling